Skip to content

Perbedaan KG dan CBM: Menghitung Volume Kargo dengan Benar

Perbedaan Antara KG dan CBM dalam Menghitung Volume Kargo

Definisi Kilogram (kg)

Kilogram adalah satuan dasar SI (Sistem Internasional) untuk mengukur massa. Satu kilogram setara dengan 1.000 gram.

Penggunaan dalam Bisnis dan Logistik

Kilogram sering digunakan dalam bisnis dan logistik untuk mengukur berat barang, terutama dalam industri pengiriman dan perdagangan internasional. Ketika Kamu membeli atau mengirim barang, biasanya beratnya sering diukur dalam kilogram.

Pentingnya Mengukur Berat dengan Akurat:

Dalam bisnis, mengukur berat dengan akurat sangat penting untuk menghitung biaya pengiriman, mengelola stok, dan memastikan kesesuaian berat barang.

  1. Mengukur Berat (KG):
    • Jika kamu memiliki informasi berat kargo dalam kilogram, Kamu dapat menggunakan KG untuk menghitung biaya pengiriman atau kapasitas muatan.
    • Misalnya, jika Kamu ingin mengirim barang melalui layanan pengiriman, berat kargo dalam KG akan menjadi faktor penting dalam perhitungan biaya.
  2. Penting untuk Pengiriman Udara:
    • Dalam pengiriman udara, KG sangat relevan. Biaya pengiriman seringkali didasarkan pada berat kargo.
    • Maskapai penerbangan biasanya mengenakan biaya berdasarkan berat kargo dalam KG. Oleh karena itu, memahami berat kargo dengan benar akan membantu Kamu menghitung biaya pengiriman secara akurat.

Konversi ke Satuan Lain

  • 1 kilogram = 1.000 gram
  • 1 kilogram = 2,204.62 pound (lb)
  • 1 kilogram = 35.27 ons (oz)

Untuk cara menghitungnya, sebagai berikut :

  1. Pengiriman Jalur Darat dan Laut:
    • Timbang barang terlebih dahulu.
    • Ketahui panjang, lebar, dan tinggi barang.
    • Gunakan rumus:

Panjang x Lebar x Tinggi : 4000

Contoh : Jika panjang, lebar, dan tinggi barang masing-masing 50 cm, maka hasilnya adalah 31,25 atau sekitar 31 KG.

  1. Pengiriman Kargo Udara:
    • Gunakan rumus:

Panjang x Lebar x Tinggi : 6000

contoh : Jika panjang, lebar, dan tinggi barang masing -masing 50cm hasilnya sekitar 21 KG.

Jadi, ketika menghitung berat barang import, perhatikan metode pengiriman dan gunakan rumus yang sesuai.

Definisi CBM (Meter Kubik)

 CBM (Cubic Meter) adalah satuan volume yang digunakan untuk mengukur ruang yang ditempati oleh kargo. Dalam konteks logistik dan pengiriman barang, CBM sangat penting. Satu CBM setara dengan volume kubus dengan panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 1 meter. Jadi, jika kamu memiliki kargo dengan dimensi 1 meter x 1 meter x 1 meter, itu setara dengan 1 CBM. 

Pentingnya CBM dalam Pengiriman:

  • CBM membantu menghitung kapasitas kargo di kapal, kontainer, atau truk.
  • Ini memungkinkan perusahaan logistik dan supplier untuk merencanakan pengiriman dengan lebih efisien.

Penting untuk Pengiriman Laut:

  • CBM lebih relevan dalam pengiriman laut daripada pengiriman udara atau darat.
  • Kapal kontainer memiliki kapasitas tertentu dalam meter kubik. Biaya pengiriman seringkali didasarkan pada volume yang ditempati oleh kargo di dalam kontainer.
  • Dalam pengiriman laut, biaya pengiriman dapat ditentukan oleh berapa banyak ruang yang diisi oleh kargo di dalam kontainer.

Perhitungan Biaya Pengiriman:

  • Setelah menghitung volume kargo dalam CBM, Kamu dapat menggunakan informasi ini untuk mengestimasi biaya pengiriman.
  • Beberapa faktor yang memengaruhi biaya pengiriman melalui laut meliputi jarak, rute, jenis kargo, dan layanan tambahan (seperti asuransi atau penanganan khusus).

Perhitungan CBM:

  1. Untuk menghitung CBM, Kamu  perlu mengalikan panjang, lebar, dan tinggi kargo (dalam meter ya, jika satuannya cm hasil dari pengkaliannya bias di bagi 1000000).
  2. Rumusnya adalah:

CBM = Panjang x Lebar x Tinggi

Contoh Penggunaan:

  • Jika kamu memiliki kotak dengan panjang 1 meter, lebar 0,5 meter, dan tinggi 0,6 meter, maka CBM-nya adalah:

CBM = 1m  x   0,5 m  x  0,6 m = 0,3m3

    Kesimpulan

    Penggunaan KG (Kilogram) dan CBM (Cubic Meter) dalam Pengiriman dan Logistik:

    1. KG (Kilogram):
      • KG adalah satuan berat yang digunakan untuk mengukur massa suatu barang.
      • Penggunaan KG lebih umum ketika Kamu hanya memiliki informasi tentang berat kargo tanpa memperhatikan dimensinya.
      • Contoh: Jika Kamu mengirimkan kotak berisi pakaian, Kamu akan mengukur beratnya dalam KG.
    2. CBM (Cubic Meter):
      • CBM adalah satuan volume yang mengukur ruang yang ditempati oleh kargo.
      • Penggunaan CBM lebih relevan ketika Kamu memiliki informasi tentang dimensi kargo (panjang, lebar, dan tinggi).
      • Contoh: Jika Kamu mengirimkan furnitur atau barang besar lainnya, Kamu akan menghitung volume kargo dalam CBM.
    3. Pemilihan Metode:
      • Jika Kamu memiliki informasi tentang berat dan dimensi kargo, Kamu dapat menghitung volume dalam CBM dan membandingkannya dengan beratnya.
      • Jika hanya berat yang tersedia, gunakan KG.
      • Jika hanya dimensi yang tersedia, gunakan CBM.

    Semoga penjelasan ini bisa membantu Kamu memahami perbedaan antara KG dan CBM dalam konteks pengiriman. Jika Kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya